Selamat Sabtu pagi Bro dan Sis…
Blog Bro Benny mengenai ambang batas kebisingan suara knalpot sungguh menarik. Selama ini polisi cenderung menggunakan ukuran yg subyektif dalam menentukan apakah knalpot sudah melanggar batas kebisingan suara.
Artikel tersebut memperlihatkan landasan hukum yg memang ambigu. Mulai dr UU Lalu Lintas yg melemparkan aturanynnya ke PP yang melemparkan lagi ke Permen LH (Lingkungan Hidup). Acuan yang bisa dipakai adalah Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 07/2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru tertanggal 6 April 2009.

Sumber Edo Rusyanto, sebagaimana tercantum dlm blog Bro Benny
Artinya untuk Bianka, yg berkubikasi 249 cc, batas kebisingan suara yang diperbolehkan adalah 90 db. Batas yg sama yg diterapkan dengan motor berkubikasi 80 cc ke atas.
Mari kita lihat apakah dengan knalpot standard, Bianka masih dalam batas yg ditentukan.
Saat dipanaskan pagi, pada 1800 RPM. Tercatat tingkat kebisingan suara (TKS) adalah 72db. Saat mesin panas dan turun ke 1300 RPM, TKS turun menjadi 70 db.
Sebagai perbandingan saya menggunakan apps lain dan hasilnya konsisten di 72db
Sekedar perbandingan, matic Skywave saat saya panaskan pagi, TKS nya adalah 66db.
Saya menaikkan RPM ke putaran yang umumnya saya gunakan untuk pindah gigi dan cruising yakni 7000 RPM, dan TKS naik menjadi 76. Masih amann..
Saya naikkan lagi ke RPM 10,000, TKS naik menjadi 87 db
Dan kemudian saya naikkan menjelang batas limiter 12,500, TKS menyentuh titik tertinggi 93 db
Kesimpulannya dengan knalpot standar Ninja, Bianka memang masih dalam batas TKS yg diizinkan terkecuali pada RPM diatas 11,500 an.
Padahal menurut saya knalpot standar Ninja ini terlalu senyap, suaranya berdenging seperti Pulsar. Kalau anda di dalam mobil dan disalip oleh Ninja FI knalpot standard dijamin anda bakal kaget.
Apalagi ada rencana mengganti dgn aftermarket yg lebih ngebas suaranya. For safety reason…
Bgmn, seberapa bising motor Bro dan Sis?
*pengukuran menggunakan dua aplikasi pada Ipad, yakni SoundMeter dan Decibel 10th. Ipad diletakkan 15 cm di depan mulut knalpot. Akurasi tentu kalah dg Desibel meter yg dirancang khusus untuk itu, namun harapannya dapat memberikan gambaran.





kalo pake racing di RPM 12,500 brp tuh DB nya?
di 95 dB bro. Dgn Prospeed Blue series. Ulasannya menyusul hehe
okee
mantap itu aplikasi
wajib di punya oleh pak polisi tuuuh
jangan main razia aza semua knalpot aftermaker/racing.
tanpa mengukur batas suara itu knalpot
http://yudhadepp.blogspot.com/2013/01/motor-loe-konsumsi-premiummiskin.html?m=1
Betul sekali Bro Yudha, Polisi memang punya diskresi (kebebasan utk memutuskan pelanggaran hukum mana yg akan ditegakkan terlebih dahulu) tapi tetap harus berdasarkan ukuran2 yang obyektif…
mantabhh
Sumantabhhh
Wah padahal ninja 250 knalpot standard itu sunyi lho mas suara knalpotnya
http://pangben.wordpress.com/2013/01/06/knalpot-aftermarket-untuk-suzuki-inazuma-keren-sob/
Yoi apalagi kalau dr dalam mobil, sering ga kedengaran suaranya
apakah polisi bakal diperlengkapi dengan desibel meter ini?
—
http://dk8000.wordpress.com/2013/01/01/artikel-ini-ditujukan-untuk-teman-teman-yang-sempat-singgah-di-garasi-saya-dk8000/
semua polisi dikasi alat ini?
Pernah nyoba juga d android….mnurut saya g valid
Beda hape beda hasilnya….jgn smpe dgunakan oleh polisi…rancu ntar….
Yah paling engga hasil dr ipad ini buat ancer2 mas. Maksudnya dg alat yg kurang sensitif saja, sudah 93 dB apalagi kalau dg sound level meter. Semoga polisi pakai yg lebih sensitif ketimbang yg ini hehe
waaah ini diambang batas???
kata pak polisi sambil melotot.
padahal enggak punya aplikasinya
wkwkwkwkkwk.
http://yudhadepp.blogspot.com/2013/01/bahaya-bila-plat-nomor-nvl-pindah.html?m=1
Hehehe nilang ngira2.
Masih sering kejadian gitu, dulu waktu saya di LBH Jkt, pernah ada sopir taxi yg ditilang gara2 masuk area 3in1. Pdhl jelas aturannya itu berlaku utk mobil pribadi, bukan umum.
Ping-balik: Review Knalpot Prospeed Blue – Ninja 250 FI | Leopold Sudaryono
info aja bro, limit permen LH no. 7/2009 itu utk keperluan uji tipe model baru sebenarnya, dan cara mengukurnya dalam kondisi bergerak (kec. sekitar 50 km/jam).
sedangkan pengukuran utk kendaraan yg sudah digunakan (in used) saat ini peraturannya masih Draft, belum ditandatangani.
nantinya cara mengukurnya akan statis, di RPM 1/2 atau 3/4S (S: Rpm di power maximum).
seharusnya yg digunakan polisi utk penindakan adalah peraturan yg bawah bukan yg atas.
Nah informasi penting ini. Makasih Bro koreksinya.
Kalau boleh tahu apakah angka yg masih digodok jauh dgn angka yg ditentukan utk uji tipe model baru sekarang ini?
15cm dari depan mulut kenalpot? Gak terlalu deket pak? Bayangin aja kalo kuping yang di taruh situ!
Gmn klo ngukurny dari jarak normal terdekat telinga dengan knalpot!
Kalau melihat ke test yg dilakukan otomotif begitu juga masBro..
anjritt…..ini beneran pake aplikasi nya???
wahhh ada di android gak yah….biar klo diberhentiin bisa didebatin hahahaha
Ping-balik: Review Knalpot Prospeed Blue – Ninja 250 FI | Leopold Sudaryono